Mengapa harus dengan nama Tlangoh?

Mengapa harus dengan nama Tlangoh?

Pepatah pernah mengatakan bahwa "tak kenal maka tak sayang". Kata-kata itu yang mungkin sering muncul di teling kita. Ya, kata-kata itu penuh dengan berjuta makna. Jika kita tidak mengenal seseorang, maka kepedulian kita tidak akan pernah muncul. Sebagai makhluk sosial kita harus dong peduli satu sama lain. maka dari itu kita diwajibkan saling mengenal satu sama lain.
namun hal itu tidak hanya pada seseorang saja. Kita juga tidak akan bisa hidup krasan di suatu tempat jika tidak mengenal tempa itu sendiri. Begitu pula dengan desa Tlangoh ini, kita harus kenalan terlebih dahulu tentang sejarahnya donk. biar kehiddupan kita di desa ini afdol. Yuk baca dengan saksama sejarahnya.
Setiap tempat memiliki sejarah atau asal mula penamaannya. Sejarah tersebut bisa diangkat dari mitos atau kejadian terdahulu yang terjadi di tempat tersebut. Begitu pula dengan Desa Tlangoh Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Desa langoh memiliki sejarah yang sangat unik karena desa di sekitarnya. Desa Tlangoh merupakan warisan dari sejarah Majapahit. Tlangoh berasal dari kata “Tala’ah” yang artinya “dibaca atau diingat”.
Desa Tlangoh menjadi bukti tterbenuknya desa-desa tetangga sehingga desa ini perlu diingat. Tlangoh merupakan wilayah untuk mengingatkan sejarah dari desa Banyu Sangka. Banyu Sangka memiliki arti “menyangka ada air”. Air yang dimaksudkan di sini adalah air tawar karena di daerah Banyu Sangka dan Tlangoh merupakan wilayah air asin. Masyarakat menyangka bahwa salah satu daerah di desa Banyu Sangka memiliki lahan air tawar. Sehingga masyarakat desa Tlangoh menganggap dugaan itu benar. Namun, pada kenyataannya dugaan masyarakat Banyu Sangka tentang air tawar tersebut salah. Sehingga masyarakat kebingungan untuk menemukan air tawar untuk dikonsumsi.
Tidak lama kemudian muncul lagi bahwa masyarakat menemukan lokasi air tawar di desa Banyu Sangka. Namun semua itu dugaan yang salah karena lokasi air awar yang sebenarnya berada di desa sebelahnya. Kemudian masyarakat membenarkan dugaan itu dengan mendatangi lokasi tersebut. Sehingga desa dengan lokasi air tawar itu diberi nama Aeng Tabar. Dengan adanya peristiwa ini, maka masyarakat memberi nama desa Tlangoh sebagai bukti untuk mengingat peristiwa dalam pencarian air tawar tersebut.


share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Ach Yasir Rofiqi, Published at 6:29 AM and have 0 comments