Sunday, January 28, 2018

Perempuan Kartini Tlangoh

Perempuan diciptakan dengan berbagai kekurangan dan kelebihan yang selalu berbeda disetiap saat ketika kebutuhan menuntut mereka untuk  ikut memakai jubah kekuatan dan keteguhan seorang lelaki, sejatinya perempuan diciptakan untuk membantu dan melayani lelaki dan merawat keluarga, menjadi panutan untuk para anak-anak, selalu menjadi yang pertama untuk tersenyum ketika ingin tutupi beban dan masalahnya, selalu menjadi pertama yang menangis ketika ingin membenarkan dan memperbaiki keluarga, selalu menjadi yang terdepan untuk membela keluarga dalam hal agama dan panutan sebagai dasar keluarga. meski telah beredar rumor bahwa perempuan seperti kartini kabarnya tak pernah sampai didengar dipelosok desa, namun mereka selalu menjadi kartini mereka sendiri, meski tak ikut memajukan negara dalam sektor pendidikan, mereka selalu membantu memajukan keluarga dan sekelompok yang memberikan inspirasi pada lelaki untuk membangun desa.

Desa Tlangoh selalu bisa memberikan motivasi besar bagi perkembangan setiap sektor perbaikan negara ini, taka ada kesenjangan gender, tak ada emansipasi, dalam kepala dan hati mereka tertanam kekuatan dan keyakinan untuk membela keluarga, membahagiakan anak dan memuaskan diri dengan bekerja dalam setiap lini pertarungan hidup, perempuan tlangoh menepis segala kemungkinan yang mengatakan perempuan hanya dapat bekerja dikasur, sumur dan dapur, mereka juga ingin memberitahukan pada dunia bahwa perempuan juga bisa berdagang, perempuan juga bisa berdiri sendiri menekan segala kemungkinan buruk menjadi baik. mereka memang tak satu-satu nya menjadi tulang punggung keluarga, mereka menjadi pembuat terasi, pedagang petani bahkan tak jarang juga menjadi nelayan, menjual hasil bumi, tumbuhan, buah-buahan bahkan juga hasil laut yang membuat mereka lebih mempunyai banyak bahan untuk mereka rubah menjadi pundi pundi rupiah yang dapat menghidupi dan mencukupi kebutuhan mereka, bagi mereka, hidup ini terlalu indah jika harus mengurung diri untuk selalu dirumah dan menikmatinya hanya melalui gadget dan informasi belaka, tak adil rasanya jika hidup hanya menjadi penikmat dan pengamat belaka.


Perempuan Tlangoh memang tak bependidikan tinggi, tak semuanya menjadi pejabat, dan tak pula memegang peranan penting bagi masyarakat bahkan bagi negara, mereka hanya tau bagaimana cara bertahan hidup dengan cara yang masih primitive, pemikiran mereka tak semuanya dapat menerima sesuatu yang baru yang tak dapat dipastikan hasil untuk mereka perkirakan akan menjadi seperti apa hidup mereka setelah banyak pembaharuan ini, namun meski begitu mereka selalu membimbing anak mereka untuk selalu bisa menjadi perempuan yang lebih tangguh dimasa depan dengan berbekal pendidikan, selalu mereka ingatkan bahwa menjadi perempuan sepertinya tidaklah begitu baik, jadilah perempuan cantik yang memnbrikan peran baik bagi semua orang, begitulah kadang salah satu pesan nasehat yang dapat di dengar dari para kartini ini, tak semuanya oarang dapat memberikan segalanya, namun setiap orang selalu bisa melakukan segalanya dan apapun untuk memberikan dsn mendapatkan yang dia inginkan, hidup seorang perempuan yang pertama dia berikan untuk anak, kemudian keluarga, barulah dia sendiri.




1 komentar:

  1. KABAR BAIK

    Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    ReplyDelete